7 Merk Obat Tidur Terbaik yang Bagus dan Aman

Posted on

Saat tidak bisa tidur di malam hari, tentunya tubuh Anda akan terasa kurang fit. Hal itu sangat berbahaya bagi kesehatan karena dapat menyebabkan gangguan jantung dan lainnya. Kini sudah banyak merk obat tidur terbaik untuk membantu Anda tertidur. Meski perlu diingat, jangan dikonsumsi setiap hari.

Insomnia merupakan gangguan tidur yang sering dialami oleh banyak orang. Golongan yang biasa mengalami gangguan tidur adalah anak muda atau generasi milenial. Sebab, gaya hidup milenial sangat berbeda.


Tips Mengonsumsi Merk Obat Tidur Terbaik yang Bagus

Jika Anda tidak bisa tidur nyenyak, maka diperbolehkan mengonsumsi obat tidur. Namun, Anda harus mengonsumsinya sesuai aturan pakai agar tidak terkena efek samping. Berikut ini adalah tips mengonsumsi obat tidur yang aman:


1. Periksakan Diri ke Dokter

Periksakan-Diri-ke-Dokter

Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu mengenai kondisi kesehatan kepada dokter. Umumnya, dokter akan memeriksa gejala gangguan tidur yang dialami. Setelah itu, Anda akan diberikan resep obat sesuai kondisi.

Jika Anda sudah mulai mengonsumsi obat tidur terlalu lama, Anda harus kembali berkonsultasi mengenai perkembangan kondisi kesehatan saat itu. Sebab, obat tidur dapat menyebabkan kecanduan berlebih.


2. Perhatikan Aturan Pakai

Perhatikan-Aturan-Pakai

Jika Anda membeli obat tidur di apotek, maka harus membaca aturan pakainya. Nantinya, Anda dapat memahami cara penggunaan dan waktu yang cocok untuk mengonsumsi obat tidur.


3. Konsumsi Obat Saat Tidak Bisa Tidur Nyenyak

Konsumsi-Obat-Saat-Tidak-Bisa-Tidur-Nyenyak

Sebaiknya, Anda minum obat tidur saat merasa tidak bisa tidur nyenyak semalaman. Hal itu dikarenakan terdapat obat tidur dengan efek jangka pendek. Artinya, Anda akan terbangun di tengah malam karena efek obatnya sudah habis.


Rekomendasi 7 Merk Obat Tidur Terbaik yang Aman

Sebaiknya, Anda berhati-hati saat memilih atau mengonsumsi obat tidur. Pasalnya, setiap jenis obat tidur memiliki kandungan atau efek samping. Hal itu tentunya tidak baik untuk kesehatan tubuh Anda karena dapat menyebabkan gangguan berat setelah mengonsumsinya.


1. Dumolid

Dumolid

Obat tidur Dumolid memiliki kandungan Nitrazepam. Obat tidur ini tergolong keras, sehingga Anda tidak bisa mendapatkannya tanpa resep dokter. Saat mengonsumsi Dumolid, Anda akan merasakan efek tertekan.

Selain itu, Dumolid juga dijual dengan harga yang cukup mahal. Penjualannya juga sangat terbatas dan harus menggunakan resep dokter. Hal itu dikarenakan sudah banyak orang yang menyalahgunakan obat tidur ini.

Keunggulan

  • Dapat mengatasi insomnia berat.
  • Mengandung bahan Clonazepam berdosis rendah.
  • Aturan dosis dilakukan oleh dokter.
  • Tidak pahit dan mudah ditelan.
  • Menyebabkan kantuk dan tidur menjadi lebih nyenyak.
  • Sangat aman dikonsumsi sebelum makan.

Kelemahan

  • Memiliki dosis tinggi dan penanganan khusus.
  • Tidak dijual secara sembarangan.
  • Harganya dibanderol cukup mahal.
  • Harus menggunakan resep dokter.
  • Tidak cocok untuk penggunaan jangka panjang.

Anda bisa membeli obat tidur ini dengan harga Rp58.000,- (satu tablet 5 mg), Rp170.000,- s.d. Rp180.000,- (satu strip isi 10 tablet 5 mg), Rp300.000,- s.d. Rp450.000,- (satu dus isi 7 strip 5 mg), dan Rp 1.500.000,- (satu box isi 10 strip 5 mg).


2. Lelap

Lelap

Obat tidur Lelap memiliki kandungan bahan herbal Valerianae Radix. Kandungan tersebut merupakan obat tradisional yang berkhasiat untuk mengatasi stres tingkat ringan. Selain itu, Lelap juga bisa mengatasi dehidrasi akibat tidur lebih dari 8 jam.

Agar menghindari penyalahgunaan obat tidur ini, Anda dapat mengonsumsinya saat tidak bisa tidur nyenyak saja.

Keunggulan

  • Bahan herbal yang berfungsi untuk mengatasi gangguan tidur.
  • Mengurangi stres tingkat ringan.
  • Tidur menjadi nyenyak dan tidak gampang terbangun.
  • Mencegah dehidrasi akibat tidur berlebih.
  • Terdapat kandungan Eleuthroginseng Radix agar tidur lebih nyenyak.
  • Mudah ditemui dan harganya murah.

Kelemahan

  • Ibu hamil dan menyusui tidak diperbolehkan mengonsumsi Lelap.
  • Tidak disarankan mengemudikan mobil.
  • Hindari konsumsi alkohol atau soda.

Obat tidur Lelap dijual dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu berkisar antara Rp13.000,- hingga Rp17.000,- untuk satu strip (4 tablet).


3. Xanax

Xanax

Xanax dapat mengatasi gangguan kecemasan berlebih. Obat tidur ini juga aman dikonsumsi saat Anda sedang menjalani terapi kesembuhan. Dengan bahan Alprazolam, nantinya Anda akan merasa lebih tenang.

Terdapat dua dosis yang dimiliki oleh Xanax, yaitu 0,25 mg dan 1 mg. Obat ini tentunya hanya boleh dikonsumsi oleh dewasa dan lansia saja.

Keunggulan

  • Mengatasi gangguan tidur akut.
  • Memberikan efek yang tenang bagi penggunanya.
  • Mengurangi kecemasan berlebih.
  • Terdapat dua dosis berbeda.
  • Dapat dikonsumsi oleh dewasa dan lansia.
  • Aman dikonsumsi sebelum makan, namun sebaiknya diminum setelah makan.

Kelemahan

  • Hanya bisa dibeli dengan menggunakan resep dokter.
  • Tidak bisa dihancurkan atau dikunyah.

Harga Xanax berkisar antara Rp180.000,- (satu strip isi 10 tablet), Rp300.000,- (satu dus isi 10 tablet 1 mg), Rp325.000,- (satu dus isi 10 tablet 0,25 mg), dan Rp550.000,- (satu dus isi 3 strip 1 mg).


4. Riklona 2

Riklona-2-scaled

Obat tidur yang satu ini hanya bisa dibeli menggunakan resep dokter. Riklona 2 juga tergolong obat keras, karena untuk mengatasi gangguan insomnia. Kemudian, obat ini juga dapat meminimalisir panic attack hingga epilepsi.

Manfaat dari Riklona 2 adalah mengatasi kecemasan berlebih, tidur menjadi lebih nyenyak, dan mencegah kejang bagi penderita epilepsi. Pengguna disarankan mengonsumsi 0,25 mg di awal, lalu meningkatkan dosisnya hingga 1 mg.

Keunggulan

  • Meminimalisir insomnia akut.
  • Obat rekomendasi dokter.
  • Mengurangi panic attack.
  • Cocok bagi penderita epilepsi.
  • Mengatasi bipolar yang sulit tidur nyenyak.
  • Dapat digunakan oleh anak-anak dengan dosis tertentu.
  • Aman digunakan oleh anak-anak di bawah usia 10 tahun.

Kelemahan

  • Pemakaian harus sesuai resep dokter.
  • Pembelian hanya bisa dilakukan di apotek dan sesuai kebutuhan.
  • Bersifat sementara dan tidak bisa menyembuhkan.

Harganya Riklona 2 adalah Rp160.000,- – Rp180.000,- (satu strip isi 10 tablet 2 mg), Rp350.000,- – Rp450.000,- (satu dus isi 10 tablet 2 mg), dan Rp1.750.000,- (satu dus isi 10 strip 2 mg).


5. Diazepam

Diazepan

Obat tidur Diazepam juga dapat mengatasi insomnia akut, kecemasan berlebih hingga kecanduan alkohol. Tidak hanya itu, Diazepam juga bisa mengatasi panic attack. Sistem kerja obat ini langsung menuju sel otak, sehingga memberikan efek tenang pada penggunanya.

Diazepam juga dijual dengan harga yang terjangkau dan bisa dibeli per butir. Obat ini hanya untuk sementara saja, tidak dapat digunakan dalam jangka panjang.

Keunggulan

  • Mengatasi insomnia akut.
  • Mengurangi rasa halusinasi.
  • Melemaskan otot yang tegang.
  • Memberikan efek tenang pada penggunanya.
  • Mengatasi panic attack.
  • Aman dikonsumsi oleh anak-anak dengan dosis tertentu.
  • Hanya untuk penanganan sementara.

Kelemahan

  • Hanya bisa didapatkan menggunakan resep dokter.
  • Menyebabkan ketergantungan jika dikonsumsi dalam jangka panjang.
  • Menyebabkan efek samping mengantuk, pusing, dan lemas.

Harga Diazepam berkisar antara Rp6.500 (satu tablet dosis 2 mg), Rp8.000,- (satu tablet dosis 5 mg), Rp130.000,- (satu ampul dosis 5 mg), dan Rp600.000,- (satu dus isi 10 strip 2 mg), dan Rp800.000,- (satu dus isi 10 strip 5 mg).


6. Alprazolam

Alprazolam

Tidak hanya untuk mengatasi insomnia, Alprazolam juga dapat mengatasi kecemasan berlebih akibat panic attack. Obat tidur ini memiliki efek yang tenang dan tidak tegang. Alprazolam memang cukup berbahaya, namun memiliki efek yang bagus jika dikonsumsi dalam dosis normal.

Keunggulan

  • Sangat efektif untuk mengatasi insomnia dan kecemasan berlebih.
  • Mengurangi depresi.
  • Menghilangkan halusinasi.
  • Langsung bekerja ke saraf dan otak.
  • Memiliki kandungan asam Gamma Aminobutirat untuk meningkatkan daya aktivitas tubuh.
  • Memiliki dosis rendah.

Kelemahan

  • Hanya bisa dibeli menggunakan resep dokter.
  • Anak-anak dan ibu hamil tidak diperbolehkan mengonsumsi obat Alprazolam.

Alprazolam dijual dengan harga berkisar antara Rp150.000,- hingga Rp180.000,- untuk satu strip isi 10 tablet 1 mg.


7. Tremenza

Tremenza

Obat tidur Tremenza cocok dikonsumsi oleh anak-anak berusia di bawah 10 tahun. Tremenza dapat memberikan efek rasa kantuk yang diakibatkan pilek atau flu. Obat ini merupakan rekomendasi dari dokter.

Keunggulan

  • Obat tidur untuk anak agar mengatasi pilek atau flu.
  • Mudah didapatkan dan dibeli di apotek.
  • Mengandung Pseudoephedrine dan Tripr
  • Tablet untuk dewasa dan sirup untuk anak-anak.
  • Dapat dihancurkan.
  • Aman dikonsumsi oleh anak berusia di bawah 2 tahun hingga ibu hamil.

Kelemahan

  • Hanya bisa dibeli menggunakan resep dokter.
  • Bukan obat keras dan tidak tersedia di seluruh apotek yang ada.
  • Menyebabkan efek samping jantuk berdetak lebih kencang.

Tremenza dijual dengan harga berkisar antara Rp20.000,- – Rp45.000,- (satu strip isi 10 tablet) dan Rp24.000,- – Rp27.000,- (sirup).

Berbagai merk obat tidur terbaik di atas merupakan rekomendasi dari dokter dengan pengawasan yang ketat. Jika ingin mengonsumsi dalam jangka panjang, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Hal itu dilakukan agar Anda tidak ketergantungan dan kecanduan obat tidur.

Mungkin Dibawah Ini Yang Kamu Butuhkan